Friday, 21 March 2014

Film Review #3: A. C. O. D (Adult Children of Divorce)


Intinya adalah film hiperbola tentang anak (Carter, Adam Scott) yang tumbuh dewasa dengan status orang tua yang telah bercerai. Cara mereka bercerai dan kehidupan setelah perceraian kedua orang tuanya begitu luar biasa, di atas batas kewajaran sehingga Carter menjadi takut dengan pernikahan dan komitmen. Dia tidak menyadari jika kehidupannya dijadikan bahan untuk menulis buku oleh orang yang dia anggap sebagai psikiater saat dia kecil.

Idenya memang bagus, wajar, dan saya sendiri bisa mengerti perasaan Carter yang tidak ingin adiknya yang baru mengenal pacarnya selama 4 bulan untuk menikah, yang takut dengan komitmen, yang dibuat trauma oleh orang tuanya tentang apa arti pernikahan, tetapi karena genre komedi, film jadi benar-benar hilariously epic bagi saya :D

Twistnya begitu gila sehingga saya hanya bisa.....


Plus akting lebaynya Adam Scott ini pas banget. Di bagian akhir ada testimoni beberapa orang ACOD tentang pernikahan, ada yang tidak mau menikah, ada yang belum bisa berkomitmen, dan ada yang mengganggap pernikahan itu suatu hal yang suci dan tidak boleh main-main dengan itu :))

Ratingnya sendiri jelek di imdb, tapi bagi saya ini 6,5 tambah 0,5 untuk lucunya. 7/10! 

Tuesday, 25 February 2014

The Fifth Estate #2



Tidak banyak yang saya ketahui tentang orang-orang yang sering dielu-elukan oleh media massa, Jokowi-Basuki, Dahlan, Pussy Cat, Julian Assange atau Bradley Manning. Kalian tentu juga bakal bingung dengan apa hubungannya tiga nama terakhir dengan dua nama awal yang sebutkan. 

Wednesday, 12 February 2014

[Film Review] Legend of the Guardians: The Owl of Ga'hoole


Title: Legend of the Guardians: The Owl of Ga'hoole
Genre: animation, adventure, fantasy
Year: 2010

When I was kid, I found owls terribly scary. It's associated with supernatural thingy and I was, am, a scaredy cat. Courtesy of tumblr and 9gag, I now find this animal cute!

[Manga Review] Kodomo no Kodomo


Title: Kodomo no Kodomo
Mangaka: Saso Akira
Genre: mature, seinen, slice of life

***
In a small town in Tokyo, the PTA argues about teaching sex ed in elementary school, but what nobody knows is that eleven-year-old Haruna is already pregnant. When she decides not to tell any adults, it's up to her classmates to help her through this ordeal. 
***

"Your baby is in my tummy, what are we gonna do?" asked 11 years old girl to her close friend.

Sunday, 3 November 2013

Have A Good Night 9, Kekkaishi 24


Have A Good Night 9

Have A Good Night mungkin salah satu dari manga josei yang saya nanti dari Level Comic, selain The Bride's Stories tentunya. Dengan tema cerita dan artwork seperti itu wajar sih klo manga ini masuk radar saya. Bishie-nya banyak sekali, dan cewek-ceweknya bukan tipe cewek menyebalkan ala shoujo manga.

Mengingat saya bukan remaja lagi, cerita cinta orang dewasa lebih menarik bagi saya daripada kisah cinta anak-anak SMP-SMA. Saya penasaran saja jalan apa yang akan dipilih Shio: Gai, Ran, atau mantan suaminya. Shio plin-plan agaknya. Lain lagi dengan Linda, dia dapat cewek yang lebih tua dan interaksi mereka itu manis banget. Pada dasarnya saya memang suka sama Linda karena mengingatkan saya pada Chang Wufei di Gundam Wing, Wufei yang suka tersenyum :))

Btw, sejak saya nonton dorama dengan judul Seigi no Mikata, saya menyadari jika hidup dengan mertua wanita itu mengerikan, dan ditegaskan lagi di manga ini jika memang mertua wanita, khususnya jika kamu wanita, memang menakutkan! (`A´)

Kekkaishi 24

Saya diberi Kekkaishi 24 oleh Kak Shinta, yang gak sengaja beli double. Ternyata penyakit "duh beli double" tidak terjadi hanya pada saya saja. Saya terima saja sih, rejeki, plus ada Hiura di covernya. Saya suka Hiura karena dia mengingatkan saya tentang Heero Yui (Gundam Wing lagi, iya maaf, saya gagal move on sejak 12 tahun lalu), Hiura perfect soldier, gak bisa senyum, dan pake spandek ♡´・ᴗ・`♡

Baca ulang sih ini ceritanya, dan yah, pendalaman karakter saja, dan mengingat-ingat endingnya Kekkaishi ini seperti apa. Maklum sudah setahun yang lalu bacanya. Saya ingat saya depresi dan gak bisa baca manga lain setelah namatin Kekkaishi.

Kekkaishi memang bukan manga dengan artwork yah bisa dibilang bagus, tapi karakterisasinya dan jalan ceritanya masuk jajaran "sederhana tapi bagus"

Saturday, 2 November 2013

First Impression: Samurai Flamenco

Hai semua, kerja full time itu capek sekali ya. Tujuh bulan lalu saya juga kerja full time plus ngajar private kok masih sempat nonton anime dan tv series, sekarang buka laptop setelah pulang kerja aja rasanya berat sekali, seharian ngolah data rasanya pingin muntah (`A´)

Kok dulu saya kuat sekali ya (゜▽゜;)

...iya sih kerjaan saya dulu cuman stand-by sih (bisa disambi nonton malah) dan ngajar bocah-bocah smp :v

Anyway, kemaren malam saya di-WA temen:

"ding"
"I think you should watch samurai flamenco if you have time"

Karena saya kecapekan setelah menjelajah bagian gelap dunia maya, saya tidur dan gak nyadar ada WA, teman saya ini GAK PERNAH ngasih rekomendasi anime yang lagi on-going. Serius, 4 tahun kami berteman. Apalagi anime yang dari chart musim gugur 2013 aja sudah kelihatan bling-bling dan berbau bromance *uhuk*, saya trauma Free! saudara-saudara, yang berbau seperti itu saya hindari dululah. Hal itu begitu jarang terjadi sehingga otak saya langsung menetapkan "YOU HAVE TO WATCH SAMURAI FLAMENCO TODAY!"

Saya tanya tumben kok ngasih rekomendasi.

Dia jawab, "hmm? naah, cuma gegara pas nonton jadi ingat kamu :*"

Pardon me while I shout "I MISS YOU TOO". Mide, tolonglah dia gak bilang gitu *tendang*. Teman saya lalu menambahkan, "bukan, pak polisi sama si cewek yang punya fetish seragam"

LAWL *tepat sasaran* 

Not that I like police here, what with their tendency to...well you know. It's just so easy to bribe cops and it seems Indonesian love to bribe them :|

STILL, I like men in uniform *w*

Sedikit yang saya tahu tentang Samurai Flamenco dari blog ini: cowok yang terobsesi dengan tokosatsu. Saat baca itu Samurai Flamenco langsung tercoret dari daftar apa yang akan saya tonton musim gugur ini. Cukuplah Gaim tokosatsu musim ini.

But, let's talk about the police first:

yes, there is this cop:


ternyata tidak se-bling-bling yang saya kira, that guy is plainly simple. I like him enough though. But here is the star, the naive guy who wants to make the world a better place:


Masayama Hasayoshi or something like that, I call him "blondie", dia tipe klise cowok blonde, naive! Tapi dia punya argumen bagus atas apa yang dia lakukan. Dia tidak bisa jadi pahlawan karena dia tidak punya kemampuan bertarung melawan penjahat beneran, tapi dia ingin jadi pahlawan dengan mengingatkan orang-orang bahwa, tindakan tidak baik sekecil apapun sebaiknya ada orang yang mengingatkan. Kemaren saya baca artikel "Japan: no safe country for foreign women", lalu saya baca Densha Otoko. Kelihatan sekali jika orang Jepang tidak mau ambil ribut.

Nah, si blondie ini ingin merubah hal itu:


bicara tentang nila setitik rusak susu sebelanga, ya? dan yah, tidak semua polisi buruk, no?


Blondie dengan berani memperingatkan orang yang mabuk dan ngrokok sembarang dengan topeng pahlawan. Beranikah kita menegur orang seperti itu? Seringnya klo ada orang ngrokok sembarangan, kita diam saja, lalu koar-koar di social media. Beraninya di belakang ya :))

Saya sendiri, mengingat bapak saya adalah perokok berat, hanya menutup hidung dan pura-pura batuk saja jika seangkot dengan perokok gak tahu adat. Klo tetep gak matiin rokok....ya itu derita saya orz. Yang berani saya tegur hanyalah bapak saya sendiri dan orang yang saya kenal baik. 

Seperti kata Gotou (si polisi itu), memarahi orang seperti itu cuman nyari perkara saja. Dan orang-orang lebih suka untuk tidak terlibat masalah.

Tapi Blondie gak mau kayak gitu, selebay dan gobloknya dia ngelawan anak-anak SMP nakal (yang memenuhi jalan dan tidak pulang sampai larut malam), "nasehat" yang dia berikan ke anak-anak itu luar biaaaaasa! Kelian harus nonton. It's painful to see blondie get beaten for his idiocy, tapi...tapi....baru kali ini saya simpati dengan blonde goblok damsel in distress kaya raya. Pribadi blondie sudah terlalu menarik di otak saya. Plus, blondie is freaking cute *w*

First impression 80/100

Thursday, 19 September 2013

30 Day Manga Challenge: Day 9 - Your Favorite Science-Fiction Manga

sucky upside-down pic that makes me dizzy

Talking about sci-fi, my brain will always lead me to Gundam Wing, but then I have never read any good Gundam Wing manga. I have been obsessed with GW since I was 10 and I knew sister Hilde and Father Maxwell from fics I read, crazy yeah? Not much of devoted I am, I don't even have gundam or whatever (but I promise someday I'll own a Deatscythe model kit), I just read a lot of gundam wing fanfictions. Just like the time when I was so obsessed with Draco Malfoy Harry Potter because I read its fanfiction, pffft. Even now I am not interested yet to read prequel manga of Gundam Wing. And so, my choice for day 9 is 7 Seeds by Tamura Yumi. 

It was hard to start reading this, really. I always see the artwork first in reading manga and 7 seed's artwork is unappealling. At first. It's then acceptable as I found the story was quite mindblowing and mesmerizing and heart-wrenching. Story about survival is always sad, most of the time.

Kak Shinta had to convince me, even when she knew I hated this kind of shoujo-ish artwork, that 7 seeds is worth my time. I needed like forever to finally read this, and when I got totally hooked, I needed only few days to finish 19 volumes of 7 seeds, that's when a manga is freaking good you just can't stop :3 

Artwork aside, the plot is amazing, the universe Tamura Yumi created in this manga is scary but mesmerizing, and the dynamic relationship among characters is well written. Too bad it's not completed yet. I have to make my brain think that this manga does not exist. Waiting for the next volume to finally get published here is a pain. 


Wednesday, 18 September 2013

Oleh-Oleh AFAID 2013

Jadi ceritanya saya harus ke Jakarta minggu lalu, yang mana pengumuman harus ke Jakarta baru muncul tanggal 5 September tengah malam, jam 12, lebih 5 menit klo tidak salah.

Saya panik, semingggu sebelumnya saya sudah nekat mau ke AFAID karena saya kangen banget sama-sama teman-teman se-almamater. Saya panik, "berangkat besok? masih bisa ke AFA klo berangkat besok." which was impossible karena saya akhirnya harus ngurus dokumen yang ternyata makan waktu 3 hari.

Tapi selama AFA, teman saya, dian-neko, mengirimi saya gambar-gambar di booth fangirl *ehem* Gak banyak sih yang dia foto, toh saya gak nyangka juga dia mau dititipin. Kasihan kan klo dia mau seneng-seneng di AFA lalu saya titipin barang yang membuat mata pacarnya kesakitan.

Nah, ini beberapa hal yang dibawakan dian-neko untuk saya :3


Dari semua barang yang ditunjukin dian-neko, memang tas kecil ini yang pingin saya beli. Lucu. Suka <3 Saya pamer tas ini waktu balik pulang ke Malang, gak ada yang ngerti apa maksudnya kecuali dian-teman-saya-sejak-SMA.


Ini barang yang pada akhirnya bikin saya ketawa ngakak. Saya memang bilang ke dian-neko, saya suka cowok berseragam. Gak nyangka ada yang bikin art polisi tanah abang dan glodok kota tua :v

Adek saya sebel, karena dia benci polisi, "gak mungkin ada polisi seramping ini. Semua polisi gendut-gendut" (adek saya denial). Yah, masih SMA sih.


penataan memang di sengaja seperti itu *ehem*

Nah, klo ya ini dari hitsu, junior saya yang baik hati :D

Awalnya saya harus memilih "John atau Sherlock?" saya meraung-raung, "jangan membuatku memilih di antara keduanya." (sinetron banget omongan saya waktu itu). Tapi akhirnya saya diberi keduanya. Yay!

Lalu masalahnya....stikernya gak cukup buat hape jadul saya. Yah gimana dong :v

Minggu kemaren itu sudah minggu spesial karena saya akhirnya bisa ketemu teman-teman saya yang udah 11 bulan gak ketemu, lalu diberi ini itu nambah senangnya saja. Gak apa deh gak bisa ke AFA, dengerin cerita dian-neko dan yang lain aja udah cukup :3

Thursday, 22 August 2013

30 Day Manga Challenge: Day 08 - The most annoying character


I don't even remember his name. Too naive for a special force cop :3 I don't know why I find this guy annoying, Hyogo is naive too, but I think he is an execption :p

Thursday, 15 August 2013

30 Day Manga Challenge: Day 7 - A manga you disliked enough to stop reading

THERE ARE LOTS.

I have been reading manga since I was 10. Sure it was late, but hey, I couldn't even buy my own manga until I was 15. It is hard to have expensive hobby, y'know. And I read a lot of manga, from shoujo to seinen, I lost count of how many manga I dislike enough to stop reading.

I mostly borrow manga I read from Asri (a library) or friends so it is not a big deal if I hate it and then stop reading. But I have two mangas which I bought two years ago and just plainly dislike it. This one, from 3L publisher, I don't know if they are legal or not now in Indonesia, I always think they are illegal publisher, but then I bought this in Gramedia, super big bookstore in Indonesia.


Boys are silly, sex-hungry, and naughty. This book studies boys, living creatures totally different from girls, in detail, to answer questions about boys and their behaviors.

I thought it'd be friendship-slash-bromance kind of manga. It's just not my cup of tea /weeps

I learned the hard way, I bought it when I was just a poor college student, never bought anything from 3L never judge manga by its cover!


Saturday, 10 August 2013

Shibatora Vol. 1


Judul: Shibatora
Mangaka: Masashi Asaki
Cerita: Yuma Ando
Penerjemah: Lenny
Genre: shonen, drama, supernatural
Penerbit: Level Comics (Elex Media)
Bintang: ✮ ✮ ✮

Blurb:
Taketora Shibata adalah opsir patroli dengan kemampuan misterius yang sering diremehkan karena penampilannya seperti anak kecil. Tapi, dia sangat serius dalam menegakkan keadilan.
Suatu hari, Taketora menangkap Mizuki, gadis yang mengutil di toko Kojiro, temannya. Anehnya, Mizuki yang ceria dan cerewet malah gemetar ketakutan saat tahu ayahnya akan menjemputnya di pos polisi. Ada apa sebenarnya di balik hubungan Mizuki dan ayahnya?

Opini

Rasanya saya sudah agak bosan dengan karakter utama polisi naif, sungguh. Apa semua polisi di manga harus dibuat idealis dan naif untuk menunjukkan existensi polisi?

Tuesday, 30 July 2013

30 Day Manga Challenge: Day 6 - Your Favorite Character

See how adorable that little brat? Can't you resist him?

I have been obsessed with Monkey King since I was little kid, can't be helped. And too bad Saiyuki probably will never be published in Indonesia :|  

Saturday, 13 July 2013

Historie Vol. 1 - Vol. 6


Judul: Historie
Mangaka: Hitoshi Iwaaki
Penerjemah: Faira Ammadea
Penerbit: PT. Elex Media Komputindo (Level Comics)
Rating: R (violence, nudity, implicit sex scene, level comics dakara)
Bintang: ✮ ✮ ✮ ✮ ✮

Ringkasan:

Historie bercerita tentang kehidupan Eumenes dari Cardia, sekretasris kerajaan Macedonia, yang didramatisasi.

Serius, drama, tapi bagus banget. Memang sejarah itu lebih keren klo didramatisasi, klo gak gitu saya gak bakal tahu banyak sejarah. Tidak jarang sejarah bikin saya tertidur klo gak menarik

Sewaktu kak Shinta nawarin manga ini, saya iyakan saja walau saya gak begitu okay dengan artworknya, bahkan saya gak baca sinopsisnya, hanya tahu klo ini tentang sejarah Yunani. Tau-tau saja saya kegirangan pas nyadar di volume 3 atau berapa klo Eumenes ini akan bertemu dengan Alexander the Great.

Saya. Suka. Banget. Sama. Iskandar.

x

Saya gak nonton movie tentang Iskandar Agung, ngerti dikit tentang Iskandar juga dari National Geography atau acara dari Metro TV pas masih sering nonton waktu kecil (ingatan klo ibu Alexander penyembah ular pun masih ada~). Namun, sejak nonton Fate/Zero, saya jadi rajin nyari informasi tentang Iskandar, karena yah itu, dramatisasi karakter. Big body, big heart, katanya.... (。’▽’。)♡

Ya itu sih di Fate/Zero badannya besar, lebih dari dua meter, klo di Historie, Alexander masih remaja, pintar, kecil, berhati lemah, dan gak bisa hidup tanpa Hephaestion (︶︹︺)

Anyway, mari kembali ke Eumenes, tokoh utama kita di manga ini yang tidak saya hiraukan dari tadi.

"Eumenes has been seen as a tragic figure, a man who seemingly tried to do the right thing but was overcome by a more ruthless enemy and the treachery of his own soldiers." - Wiki.

Tidak banyak yang saya dapatkan dari mbah google tentang Eumenes sendiri, benar jika dia orang pintar dan bakal jadi orang penting di Macedonia. Saya sendiri dari dulu lebih konsentrasi ke sejarah Asia daripada Eropa jadi nama-nama di Historie ini sama sekali gak bisa masuk di otak, seperti nama orang-orang Skandinavia di Vinland Saga yang gak bisa saya ingat u_u

Tentang drama Scythia sendiri juga tidak ada wiki-nya si Eumenes, dia tetep dinamakan Eumenes of Cardia dan tidak ada satu katapun tentang Scythia. Nah, saya dapatnya dari internet sih, klo orang bisa belajar sejarah dari internet saja ya mending gak ada sekolah, ya kan? Mungkin ada alasan lain kenapa mangakanya mengikutkan Scythia sebagai plot utama di sini.

Btw, Scythia itu daerah Asia Tengah dan Persia jaman dulu. Saya pusing sendiri sebenarnya fact-checking Historie ini, karena ini benar-benar baru buat saya.


pusing pusing ini apa 。゚(゚ノД`゚)゚。

Klo Vinland Saga itu 1000-an tahun Common Era, ini 300-an tahun Before the Common Era. Errrr...

Anyway, sepusing apapun saya fact-checking, dramanya bagus banget dan tidak se-intense Cesare atau Vinland Saga. Jika Cesare penuh penjelasan yang buat orang pingin skip-skip-skip-aja, atau Vinland Saga yang gambarnya penuh dengan background ala One Piece dan with all the glory gore yang bikin saya tutup mata saking kejamnya, maka Historie ini kalem gambarnya dan gak banyak penjelasan. Eh, kalem bukan berarti gak kejam loh ya, efek no sugar coating sejarah-nya bikin saya mual sendiri loh, sama aja ngerinya kayak Vinland Saga. 

Oh ya, manga ini memenangkan 14th Japan Media Arts Award Grand Prize di divisi Manga dan 16th Tezuka Osamu Cultural Award Grand Prize. Bagus Level Comics, pilih terus manga yang menang-menang awards ya p(*^-^*)q







First Impression: Gin no Saji ep. 1



Dan begitulah inti dari episode perdana Gin no Saji.

Yang paling saya tunggu biasanya jadi anime biasa-biasa aja, tapi gak begitu dengan musim ini. Genshiken Nidaime selucu manganya, begitupun Gin no Saji, 85% selucu manganya :D

OP dan ED song juga enak didengerin, walau orang joget-joget di OP buat geli xD tetap high priority anime musim ini ya =w=

Tuesday, 9 July 2013

30 Day Manga Challenge: Day 5 - Your favorite horror manga(s)


Not a fan of this genre, but these two are pretty mind blowing and the first one always scared the life out of me, I never read Ghost Hunt at night, well, once, but I learnt not to do that again. And I often find my self covering my eyes when I read Shingeki no Kyojin. 

The first one has been published in Indonesia, hopefully Shingeki sould be published by Level comics (soon). 

Monday, 8 July 2013

First Impression: I AM A HERO Vol. 1


Judul: I AM A HERO
Mangaka: Kengo HANAZAWA
Alih Bahasa: Ninuk Sulistyowati
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Rating: R
Bintang: ✮ ✮ ✮

Ringkasan: 
Hideo Suzuki, 35 tahun, asisten mangaka, dan sesungguhnya ingin menjadi mangaka terkenal yang bisa menarik perhatian wanita (okay). Delusional dan penakut. Pacarnya, Tekko, masih saja membicarakan mantannya yang seorang mangaka terkenal dengan dirinya sehingga ia sempat meragukan Tekko. 

Lalu apa maunya manga ini?

Yang jelas ini bukan manga yang bercerita tentang manga seperti Bakuman. Awalnya saya kira ini manga seperti itu sih. Saya kira, cukup dengan Bakuman saja manga yang bercerita tentang manga, lalu manga ini saya kembalikan ke tempatnya lagi, apalagi setelah melihat harganya yang "eh kok beda 2500!" (*・_・)ノ⌒* (maklum, semi NEET), tapi yah, diambil juga akhirnya karena terbitan Level itu patut dicicipi dulu baru bilang ok apa enggak. Sama sekali gak bisa dinilai dari depannya saja. 

Tapi saya harus berhenti di chapter I karena saya penakut (karena saya baca jam setengah dua belas malam!), tanpa diragukan lagi ini manga horror dan saya sudah ngomel sendiri kenapa saya membeli manga ini? Ini pasti karena embel-embel 58th Shogakukan Manga Award. Biasanya saya akan browse dulu apa yang mau saya beli, tapi kemaren Minggu saya bingung mau ngapain di Gramedia selain beli D's Devil King. 

Sungguh saya gak doyan visualisasi horror. Saya Supernatural aja gak berani nonton sendiri, akhirnya malah beli tie-in tv seri terbitan elex doang ヽ(#゚Д゚)ノ

Anyway, ide karakter utama delusional dan orang yang biasa-biasa saja itu sebenernya udah ada yang make sih, tapi karena ini karakter yang udah level wizard *ehem*omom*ehem*, jadi beda lagi ceritanya. Saya sudah bosan dengan karakter anak SMP-SMA. Karakter utamanya tidak menarik, tapi delusi yang dibuatnya sendiri itu yang membuat saya tertarik, apa sejarahnya kok mangaka ini seperti kehilangan salah satu atau tiga mur di otakknya. Dan sebenernya gak ada karakter yang waras di manga ini, kecuali satu orang, yang tokoh sampingan banget. Lalu plotnya yang lambat dan membuat saya sering berpikir maunya apa sih ini.

Walau sesungguhnya saya sudah nebak kayaknya ini bakal zombie mengingat chapter I udah buat saya berhenti baca dan covernya yang seperti itu (udah kayak tokoh di The Walking Dead aja).

Bagi yang suka zombie, manga ini pasti menarik, bagi saya yang benci zombie dari semua makhluk supernatural yang ada di cerita, manga ini bisa saya drop jika vol. 2 tidak memuaskan. Sama seperti nasib manga si tokoh utama yang berhenti direalisasikan di vol. 2. Belum lagi ini pertama kali saya koleksi manga dengan artwork realis, tanpa karakter yang menarik dalam konteks tradisional. Walau Tekko waktu waktu masih muda cantik sih, dan si Mi, teman asisten Suzuki mirip dengan tokoh utama di Kuragehime, imut :3

But take zombie aside, cara penceritaan yang lambat penuh dengan reflesi diri dari karakter-karakter dalam suatu cerita itu hal yang 95% sangat saya sukai. Ini point plusnya manga ini, imo. Semoga Honda Suzuki berkembang jadi karakter yang lebih menyenangkan di volume mendatang :3

Ngomong-ngomong tentang Honda Suzuki, ketika browsing nama Kengo Hanazawa, saya nemu perwujudannya:


MIRIP sama Honda Suzuki!!  (☞゚∀゚)☞

Dan beliau suka kucing, ini bukti di twitternya: nyaw nya nya

Sunday, 7 July 2013

First Impression: Free!

Summer is for hot boys in swim suit, kata temen di G+ dulu....








Ya cuman alis naik terus tanpa sempat turun nontonnya, dikit-dikit buka baju, dan bentuk tubuhnya tak seindah Bang Kougami ;^;

Lalu ada ED song super fabulous yang saya gak sanggup nontonnya. 85% saya gak akan ngelanjutin anime ini. Terlalu banyak fanservice itu...yah, saya gak suka, malu aja lihatnya. Dikit-dikit aja tapi powerful gitu, kayak Bang Kou di Psycho Pass :3

First Impression: Servant x Service

Intinya ini anime bercerita tentang PNS Jepang, tepatnya di departemen yang mengurusi kesejahteraan masyarakat sana, klo dilihat dari desk job mereka, mirip-mirip orang di kecamatan gitu.

Pernah harus ke kecamatan untuk ngurus sesuatu kan? Gimana rasanya. Ada orang yang wajahnya kelihatan penuh semangat kayak gini?



OH SEMANGATTTTNYAAAAAAAAA!!!

Dan ini mengingatkan saya klo saya pernah bilang ke teman saya, "kita itu kayak anjing yang dirantai di depan rumah, terus gak dipeduliin dan gak tahu harus ngapain."

Dia agak gak setuju sih disamain dengan anjing. Saya kepikiran anjing karena Edward Elric sering menyebut dirinya sebagai anjing militer, yah rasanya kok gak beda-beda amat.

Anyway, yang paling lucu dari anime ini adalah alasan bekerja si kacamata di tengah itu, dia dendam dengan pegawai sipil yang mengijinkan orang tuanya memberi nama kecil orang sekampung, Lucy bla bla bla bla banyak pokoknya. Nah, mbak kacamata boing-boing ini bener-bener fav saya. Biasanya saya gak suka karakter dengan kelenjar mamal terlalu besar, tapi entah kenapa, digabung dengan kacamata dan kepribadiannya, dia imut imut imut sekali :3 Plus ngingetin ke pengalaman saya dan bapak. Dimana nama saya terlalu panjang, dimana saya hidup 13 tahun tanpa punya akte kelahiran dan ketika punya nama saya jadi tambah panjang, nama tengah saya gak disingkat di akte kelahiran. Sementara bapak saya, beberapa waktu lalu marah ke adik saya karena di akte kelahiran adik (yang berujung ke ijasah SMP-nya), nama bapaknya cuman satu kata, "INI ADA MUHAMMAD-NYA!!" lol, dan adik saya marah karena: ya itu memang bukan salahnya (dua-duanya keras kepala bukan main), itu salahnya orang yang buat akte kelahiran.

Susah senangnya mereka bekerja di kantor pemerintah ini benar-benar membuat saya terpingkal-pingkal nonton di kantor kemaren (sambil nunggu purchase order dari Mojokerto yang gak datang-datang). Saya ngerti kok klo klien itu kadang jahat ke orang introvert yang kurang bisa ngomong sama orang lain (intinya gak pro banget) ;^; Saya pernah di-bully sama boss saya karena waktu nelpon orang yang berkepentingan di Honda, suara dan tangan saya gemetaran (jadinya saya sering disuruh nelpon orang terus).

Anyway, dulu ada teman saya yang bilang sesuatu mirip ini :3


7.5/10 untuk episode pertama, kelihatannya musim ini jauh lebih baik dari kemaren :3




Saturday, 6 July 2013

Wednesday, 3 July 2013

Wishful Wednesday [6]

Selamat hari Rabu yang mendung, berangin dan dingin dari Malang  (≧∇≦)/

Terakhir saya ikutan Wishful Wednesday seperti hampir sebulan yang lalu, saya kehilangan mood untuk blogging buku/komik/anime/pelem (tumblr gak diitung) dan saya juga gak kepikiran buku apa yang saya ingin mengingat tumpukan buku/manga saya udah banyak (dan belum terbaca), jadi yah ┐( ̄ー ̄)┌

Lalu, di hari yang mellow ini, yang lebih enak dibuat gulung-gulung di kasur, dimana saya harus ngurus daftar ulang adik saya yang mau masuk SMA karena adek saya maunya saya yang ngurus bukan ibuk, baru balik lagi ke kantor ketika melihat email subscription dari blog mbak Astrid yang mengingatkan ini hari Rabu dan di kepala saya langsung kepikiran novel ini.


Berawal dari review & giveaway mbak Ren, saya tidak beruntung dapet, dan dia yang bilang klo Laurence diberi wujud mirip Benedict, saya langsung short circuit, klo denger nama Ben disebut-sebut, saya harus baca 。◕‿◕。

Apalagi ini tentang naga 。◕‿◕。

Dan klo gak salah Laurence ini bukan young adult 。◕‿◕。

Ai~ mau dong, walau alasannya gak masuk akal kayak gitu  ╮(╯▽╰)╭


 Novel ini dari dulu saya cari di toko buku di Malang gak ada coba. Mau beli online itu klo gak gratis ongkir atau gak beli banyak sekalian ya kok males banget di ongkir ヽ(  ̄д ̄;)ノ

Maka dari itu saya gak tau ini harus bagaimana, yah lagipula saya masih males ngeluarin uang buat beli novel mengingat novel-novel yang bahkan belum dibuka segelnya masih banyak, saya lagi berusaha mengendalikan hawa nafsu (ง •̀_•́)ง

Nah, klo kamu? Ikutan Wishful Wednesday yuk, ini caranya~

1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) atau segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan bookish kalian, yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku/benda itu masuk dalam wishlist kalian ya!
3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)